A Quiet Place

Penjelasan tentang umat manusia yang hampir punah, lalu kemunculan makhluk asing, serta suara sebagai ‘sumber penglihatan’ makhluk itu dijelaskan lewat detail seperti headline surat kabar dan kosongnya jalanan.

Film dari Paramount Pictures ini juga menampilkan ‘simulasi’ pembunuhan dalam adegan pembuka untuk menjelaskan hal yang bisa terjadi jika seseorang terlalu berisik.

Konflik yang dihadirkan juga sederhana karena mengambil fokus pada kehidupan sebuah keluarga.

Pertentangan emosional antara ayah yang ingin menjaga keluarganya dan anak yang merasa terkekang, jadi suguhan menarik.

Penjelasan tentang umat manusia yang hampir punah, lalu kemunculan makhluk asing, serta suara sebagai ‘sumber penglihatan’ makhluk itu dijelaskan lewat detail seperti headline surat kabar dan kosongnya jalanan.

Film dari Paramount Pictures ini juga menampilkan ‘simulasi’ pembunuhan dalam adegan pembuka untuk menjelaskan hal yang bisa terjadi jika seseorang terlalu berisik.

Konflik yang dihadirkan juga sederhana karena mengambil fokus pada kehidupan sebuah keluarga.

Pertentangan emosional antara ayah yang ingin menjaga keluarganya dan anak yang merasa terkekang, jadi suguhan menarik.

Momen melahirkan juga sangat brilian. Apa lagi kegiatan manusia yang lebih berisik dibandingkan prosesi melahirkan dan tangisan seorang bayi? Bayangkan jika itu harus dilakukan dalam diam, dengan ancaman terbunuh oleh makhluk asing.

Keputusan untuk menggunakan bahasa isyarat juga tidak bisa dianggap remeh. Di era film modern seperti sekarang, dialog tentu jadi ujung tombak sineas merangkai cerita.

Namun tak berlaku di film ini. Hanya dua scene dari film A Quiet Place yang menampilkan pembicaraan lewat pengucapan kata. Selebihnya, gerak tangan dan ekspresi muka jadi sarana penyampai pesan.

Meski ada sulih bahasa di setiap kode isyarat yang disampaikan, sineas A Quiet Place berhasil merangkai cerita utuh yang disertai ketegangan nyaris tanpa dialog, dan itu mengesankan. Emosi penonton diincar agar tak perlu membuat takut bioskop dengan efek-efek kejutan layaknya film horor lain.

Alih-alih penuh teriakan ketakutan, bioskop justru turut hening karena penonton terbawa suasana.

Meski begitu, film ini bukan tanpa cacat. Mungkin karena lingkup konflik yang terlalu kecil, film ini kurang menghadirkan klimaks yang apik. Kengeriannya seakan tak sampai ke puncak. Sampai film berakhir, tingkat kengerian cenderung sama dari awal sampai akhir.

Dengan kelihaian mengolah kesunyian jadi malapetaka, A Quiet Place mampu memuncaki box office Amerika Serikat di pekan pertama April 2018.