Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi

Seorang cewek bernama Tika berjuang keras menyelamatkan kehidupan keluarga dan rumah tangganya demi sebuah harapan, impian, dan cintanya kepada suami dan anak-anaknya. Dia mengumpulkan keberanian untuk memulai sebuah bisnis baju muslim anak yang sama sekali belum dipahaminya. Perjuangannya enggak hanya mempertahankan kelangsungan hidup keluarga, tapi juga mengembalikan cinta keluarga kepadanya.

Berdasarkan kisah nyata, Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi menggambarkan kembali kehidupan seorang ibu bernama Tika Kartika yang merintis bisnisnya dari bawah hingga menjadi sukses. Perjalanannya yang melibatkan berbagai konflik bikin film ini jadi lebih menarik.

Kata “2 kodi” yang jadi judul bukan diberikan tanpa arti. Nyatanya, kata tersebut berasal dari penggalan cerita ketika setiap harinya Tika hanya memiliki modal untuk menjual baju sebanyak 2 kodi. Film ini ngasih konflik yang intens. Berawal pada 1998, Tika memulai berjualan di Tanah Abang dan menghadapi permasalahan karena pengunduran dirinya dari perusahaan.

Film ini mengikutsertakan isu-isu sosial secara tersirat seperti patriarki dan diskriminasi gender. Selain itu, film ini juga meluruskan interpretasi publik tentang sistem sosial yang menempatkan cowok sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi. Namun, alih-alih menggurui, Ali justru menampilkan dalam film dengan cara yang bijak.

Berdasarkan pada seluruh novelnya yang nyaris selalu bernuansa agamis, film ini juga ngasih potret islami yang kental. Namun, Ali ngambil jalan tengah tentang Islam yang mengekang cewek dan menangkis persepsi itu dengan cerita sukses usaha Tika di tengah krisis 1998.

Meski efek suara enggak wah kayak film laga. Suara-suara sunyi dan lagu latar menunjang penonton untuk baper. Suasana perjuangan dan konflik yang digarap sutradara Ali berhasil menyuguhkan kisah dramatis yang mengharu-biru.

Film yang sebelumnya dibuat dokumenter ini ngasih motivasi yang ditujukan kepada para cewek Indonesia. Ada dua pilihan yang bisa diambil para cewek: bertahan dalam kungkungan patriarki atau hidup mandiri. Film ini juga ngasih inspirasi bagi mereka untuk bisa mendidik generasi penerus bangsa yang lebih berkarakter.

sekian kutipan cerita pendek dalam serial drama ini.

Mungkin Anda Menyukai