Death Pool 2

panjang 2018, Marvelhead benar-benar dimanjain dengan film-film jagoan Marvel yang bombastis. Salah satunya adalah Deadpool 2 yang sejak beberapa bulan lalu udah menggencarkan promosi-promosi nyeleneh. Harus diakui, meski hype film Avengers: Infinity War (2018) dari MCU belum sepenuhnya tenggelam, Deadpool 2 siap meninggikan kembali bendera Marvel. Nah, biar enggak penasaran, lo bisa kepoin ulasan Deadpool 2 di bawah ini.

Kalau lo ngaku Marvelhead, lo pasti enggak hanya gembira pas Avengers: Infinity War rilis, dong? Yap, lo pun seharusnya menaruh rasa antusias yang sama ketika Deadpool 2 rilis. Marvel juga semestinya enggak kehilangan banyak penggemar musiman kali ini.

Sesuai dengan sebutan karakter jagoannya yang “gila”, film ini bikin lo geleng-geleng kepala, bahkan sejak awal film diputar. Fox benar-benar konsisten bikin Deadpool seakan dekat dengan kita. Kalau biasanya film-film superhero memiliki dunia fiksi tersendiri, dunia Deadpool justru sebaliknya. Ditambah, film ini penuh unsur dark comedy.

Sekuel ini lebih banyak lelucon, lebih banyak laga, dan lebih banyak mutan dengan kekuatan super. Sosok Deadpool juga masih digambarkan sebagai antihero yang enggak bisa diam dan cerewet. Bedanya, film ini menggambarkan Wade Wilson alias Deadpool yang lebih tangguh, lebih manusiawi, dan lebih kuat.

Bisa dibilang, Deadpool 2 penuh “muatan” dengan banyaknya easter egg yang bikin lo terperanjat. Mulai dari obrolan, tempat, hingga para cameo. Tiap dialog yang diucapkan antihero tersebut juga kerap mengundang senyum karena terasa familier. Lo bisa pantengin tiap easter egg-nya dari awal film.

Berbagai karakter yang dihadirkan David Leitch pun meramaikan film ini. Karakter Wade Wilson alias Deadpool masih diperankan oleh Ryan Reynolds yang juga ikut ngegarap Deadpool 2. Leitch berhasil mengarahkan Reynolds jadi jagoan yang sableng. Rekan Deadpool juga masih menghadirkan T.J. Miller sebagai Weasel, Stefan Kapicic sebagai Colossus, dan Karan Soni sebagai Dopinder.

Salah satu mutan baru yang ikut meramaikan Deadpool 2 adalah Russell (Julian Denninson). Peran Deninson sebagai bocah punya posisi penting dalam film ini. Selain itu, ada Jack Kesy sebagai Black Tom Cassidy, Bill Skarsgard sebagai Zeitgeist, Terry Crew sebagai Bedlam, dan Lewis Tan sebagai Shatterstar.

Ada pula jagoan-jagoan cewek yang gahar seperti Zazie Beetz sebagai Domino, Brianna Hildebrand sebagai Negasonic Teenage Warhead, dan Shori Kutsuna sebagai Yukio. Enggak lupa, Leitch masih menghadirkan kekasih Wade Wilson, Vanessa (Morena Baccarin) yang dijamin bikin lo salah fokus.

Selain itu, adanya kehadiran Josh Brolin yang sebelumnya ngehit karena karakter Thanos juga mengundang perhatian. Josh Brolin sebagai Cable dicitrakan hampir mirip dengan karakter Thanos. Bisa jadi, Marvel dengan beberapa rumah produksinya pengen bikin tren bahwa enggak selalu villain itu murni jahat. Lo bisa menilai sendiri pas nonton filmnya.

Soal visual, film ini lebih light daripada sebelumnya. Banyak efek CGI keren yang bikin film ini luput dari kelemahan. Sinematografi yang ditampilkan bisa bikin perasaan dan pengalaman lo pas nonton berubah-ubah.

Di sisi lain, soal scoring, Deadpool 2 menghadirkan efek ledakan dan baku hantam yang bikin lo ngeri. Sebaliknya, tiap adegan haru dan seru, efek suara yang dihadirkan bisa bikin lo ikut bersimpati dengan karakter utama. Bahkan, beberapa soundtrack-nya bakalan terngiang-ngiang hingga lo keluar bioskop. Bisa dipastikan, sebentar lagi soundtrack-nya bisa lo nikmati melalui saluran radio Tanah Air.

Film ini bakal mengingatkan lo sekilas tentang Atomic Blonde (2017). Yap, film laga-sadis itu juga sama-sama digarap Leitch. Punya kesadisan yang enggak tanggung-tanggung, bahkan lebih jelas dari film pertamanya. Bedanya, Leitch bikin film ini kayak gado-gado. Semua unsur tercampur di dalamnya: haru, tegang, sadis, dan humoris.

Soal visual, film ini lebih light daripada sebelumnya. Banyak efek CGI keren yang bikin film ini luput dari kelemahan. Sinematografi yang ditampilkan bisa bikin perasaan dan pengalaman lo pas nonton berubah-ubah.

Di sisi lain, soal scoring, Deadpool 2 menghadirkan efek ledakan dan baku hantam yang bikin lo ngeri. Sebaliknya, tiap adegan haru dan seru, efek suara yang dihadirkan bisa bikin lo ikut bersimpati dengan karakter utama. Bahkan, beberapa soundtrack-nya bakalan terngiang-ngiang hingga lo keluar bioskop. Bisa dipastikan, sebentar lagi soundtrack-nya bisa lo nikmati melalui saluran radio Tanah Air.

Film ini bakal mengingatkan lo sekilas tentang Atomic Blonde (2017). Yap, film laga-sadis itu juga sama-sama digarap Leitch. Punya kesadisan yang enggak tanggung-tanggung, bahkan lebih jelas dari film pertamanya. Bedanya, Leitch bikin film ini kayak gado-gado. Semua unsur tercampur di dalamnya: haru, tegang, sadis, dan humoris.