Jeepers Creepers 3

Semenjak Jeepers Creepers 2 di tahun 2003, wacana untuk sekuelnya sudah kencang beredar. Namun karena satu dan lain hal, meski mungkin lebih tepatnya faktor masa lalu sang sutradara, Victor Salva (yang akan kita bahas sebentar lagi), maka proyek Jeepers Creepers 3 kerap tertunda.

Sampai akhirnya Jeepers Creepers 3 pun resmi di produksi dengan proses syuting yang telah selesai dikerjakan pada tanggal 18 April lalu. Sementara tanggal rilis rencananya diset pada 1 September 2017.

Meski begitu, produksi film tampaknya menyimpan rapat-rapat detil tentang dirinya dan American Zoetrope sebagai pihak yang memproduksi film tidak memberi konfirmasi tentang kabar yang beredar, seperti misalnya film akan berjudul Jeepers Creepers 3: Cathedral atau tidak.

Syukurlah kini ada sekelumit informasi yang bisa kita intip tentang filmnya serta bocornya adegan-adegan yang berasal dari Jeepers Creepers 3.

Menurut Bloody Disgusting, sebuah sumber telah mengkonfirmasi jika cerita Jeepers Creepers 3 merupakan kelanjutan langsung dari Jeepers Creepers (2001). Jadi seting film adalah di antara bagian pertama dan kedua dari seri Jeepers Creepers dan akan betugas menjembatani mereka.

Sebelumnya disebutkan jika Jeepers Creepers 3 akan berseting belasan tahun setelah film pertama. Sinopsi yang sempat beredar menyebutkan jika karakter yang diperankan Gina Phillips dari film pertamanya, Trish, kembali lagi setelah 20 tahun, setelah ia menjadi seorang wanita berkuasa dan kaya. Ia dan bersama sekelompok karakter lain akan memburu sang Creepers dan menumpasnya agar tidak mengincar anaknya. Dengan sub-judul Cathedral, disebutkan film disyuting back-to-back bersama dengan Jeepers Creepers 4.

Namun kini Bloody Disgusting menyebutkan jika plot Jeepers Creepers 3 akan berkisah tentang sekelompok pemburu yang dipimpin oleh karakter yang diperankan oleh Meg Foster. Mereka sangat menyadari akan eksistensi sang Creepers dan berniat untuk memburu sang mahluk jejadian agar tidak menyebar teror lagi. Disebutkan Phillips akan melakukan voice over untuk filmnya dan akan hadir di bagian penghujung film sebagai cameo.

Mengapa Jeepers Creepers 3 bisa lama sekali terealisasi? Meski ada beberapa alasan, namun seperti disebutkan di atas, maka permasalahan utama terletak pada sang sutradara dan kreator franchise, Victor Salva.

Nama Salva memang tercemar setelah tertangkap basah melakukan hubungan seksual dengan seorang aktor di bawah umur saat melakukan syuting film berjudul Clownhouse. Mengingat catatan kelamnya ini, maka banyak pula yang tidak ingin bekerjasama dengan dirinya, yang tentunya bisa dipahami. Tapi tentunya banyak juga yang masih ingin melanjutkan kisahnya, sehingga akhirnya Jeepers Creepers 3 pun bisa diproduksi.

Jeepers Creepers merupakan sebuah sleeper hit saat dirilis di tahun 2001. Film yang mengadaptasi atmosfir ala film horor era 70-an dan 80-an ini terbukti sukses di pasaran meski tanpa promosi yang gencar atau bintang tenar (meski kemudian mengangkat nama Justin Long). Dengan modal $10 juta saja, film sukses mendapatkan sebanyak $59.2 juta.

Film yang berkisah tentang sosok monster pemakan manusia bernama sang Creeper ini kemudian berlanjut dengan sebuah sekuel, Jeepers Creepers 2 (2003). Secara pendekatan ia cukup berbeda dengan film pertamanya, karena memiliki tempo yang lebih cepat dan dinamis. Seting film pun disebutkan hanya 3 hari setelah film pertamanya dan berkisah tentang sekelompok siswa SMA yang tidak sengaja bertemu dengan sang Creeper. Film pun menuai sukses, di mana dengan bujet sebesar $17 juta film mendapatkan $63.1 juta.

Di tahun 2006, sekuel kedua diumumkan dengan judul sementara adalah Jeepers Creepers 3: The Creeper Walks Among Us. MGM awalnya berniat untuk merilis film langsung dalam versi DVD, namun sayangnya gagal menemukan sumber pendanaan.

Lantas Salva menulis naskah yang diberi judul Jeepers Creepers 3: Cathedral dengan Phillips diset untuk kembali memerankan Trish Jenner. Selama 9 tahun kemudian proyek ini terus mengalami penundaan. Akhirnya pada tanggal 11 September 2015 film secara resmi mendapat lampu hijau untuk diproduksi dari Myriad Pictures dan proses pengambilan gambar direncanakan di awal tahun 2016.

Hanya saja, sebelum film memulai produksi di Vancouver, British Columbia, catatan kelam Salva muncul ke permukaan yang menyebabkan terjadinya penundaan produksi. Meski begitu, produser Stan Spry memastikan jika film tidak akan batal dikerjakan, yang terbukti dengan proses syuting yang akhirnya berlangsung mulai bulan Februari lalu, di Baton Rouge, Louisiana,

Mungkin Anda Menyukai