Padmaavat

Film Padmaavat ini adalah film berlatarkan di negara India, dimana latar waktu nya adalah pada zaman kerajaan India, dimana kerajaan hindu di India, harus mempertahankan adat dan agama Hindu nya, dan karena agama, konflik pun banyak terjadi, adegan adegan kekerasan juga banyak terdapat pada film ini. Namun tenang saja, Film Padmaavat ini sudah lulus sensor, jadi tentunya adegan kekerasan nya masih dalam batas yang wajar menurut badan film internasional.

India meningkatkan keamanan di sejumlah tempat menyusul diluncurkannya film Bollywood tentang percintaan ratu Hindu dan raja Muslim yang menyebabkan protes berbulan-bulan.

Sejumlah sekolah di luar kota Delhi ditutup menyusul serangan terhadap bus sekolah. Bioskop di sejumlah negara bagian mengatakan tidak akan memutar film itu.

Kelompok garis keras Hindu menuduh Padmaavat tak menghargai budaya mereka karena percintaan ratu Hindu dengan raja yang beragama Islam.

Akibatnya, peluncuran film tertunda selama dua bulan.

Para pengunjuk rasa membakar kendaraan dan merusak bioskop, menuntut film tersebut untuk tidak diedarkan.

Pada hari Rabu (24/01), video kerumunan orang yang menyerang sebuah bus yang membawa para murid di Gurgaon, dekat Delhi, menimbulkan kemarahan.

Tetapi masih belum jelas mengapa kerumunan orang tersebut menyerang kendaraan yang secara jelas terlihat sebagai sebuah bus sekolah. Rekaman penyerangan memperlihatkan para pelajar yang ketakutan, berlindung di balik kursi saat bus dilempari batu.

Tidak satu anakpun cedera dalam peristiwa ini, tetapi para pengunjuk rasa membakar beberapa bus lainnya dan juga merusak sejumlah bioskop dalam beberapa hari terakhir.

Banyak bioskop di India menyatakan tidak akan memutar film itu karena khawatir akan semakin memicu kekerasan.

Tetapi sejumlah penonton bioskop di Delhi mengatakan sebenarnya tidak ada hal yang kontroversial terkait dengan film itu.

“Semua keributan ini tidak berdasar,” kata seorang penonton kepada BBC setelah dirinya melihat film itu.

Mahkamah Agung menolak permintaan empat negara bagian yang menginginkan film tersebut dilarang atas dasar keamanan. MA menyatakan merekalah yang seharusnya bertanggung jawab memastikan terciptanya hukum dan ketertiban.

Mungkin Anda Menyukai