Ulasan Film Aquaman dan Shazam

Warner Bros memberikan kesempatan para penggemarnya untuk mengintip film DC Comics pertama pasca Justice League di Comic-Con, Minggu (22/7/2018).

Dilansir Tribunnews.com dari Techcrunch.com pada Minggu (22/7/2018), Warner Bros dan DC sempat mengalami gonjang-ganjing di tahun 2017.

Ada sukses yang luar biasa untuk film ‘Wonder Woman’, disusul oleh box office yang mengecewakan di Justice League yang mengarah ke perombakan eksekutif dan pemikiran umum tentang strategi filmnya.

Akankah ‘Aquaman’ yang dibintangi Jason Momoa sebagai superhero tituler dan akan tayang pada 21 Desember 2018 mendatang dapat membalikkan keadaan?

Sutradara James Wan mengatakan kepada pengunjung Comic-Con bahwa tujuannya adalah untuk membuat film yang bermain lebih seperti film fantasi fiksi ilmia daripada film pahlawan super tradisional.

Wan, sutradara yang terkenal karena film ‘Saw’, ‘The Conjuring’, dan juga mengarahkan ‘Furious 7’ ini sebelumnya mengatakan sudah lama menunggu trailer karena dia ingin memastikan efek visualnya sudah siap.

Dan trailer-nya pun akhirnya rilis, dan penggemar dapat melihat apa yang dimaksudkan oleh Wan.

Trailer ini menghabiskan beberapa waktu membangun hubungan antara Aquaman, dambaan hatinya, Mera (Amber Heard), sang ibu, Atlanna (Nicole Kidman) dan saudara tirinya yang juga menjadi rivalnya, Orm (Patrick Wilson).

Diketahui, film ini akan menjadi film penuh aksi yang spektakuler dengan banyak aksi bawah laut.

Tak hanya ‘Aquaman’, ada juga trailer film ‘Shazam!’ yang terlihat bisa menjadi film komedi pertama DC.

Dengan tanggal rilis film 5 April 2019 mendatang, trailer ini tampaknya berfokus pada beberapa adegan kunci yang mengatur premis.

Dengan Billy Batson muda (Asher Angel) yang berbakat oleh orang asing misterius dengan kemampuan untuk mengubah menjadi superhero merah besar (Zachary Levi) dengan hanya menyebut kata “Shazam!”.

Seperti Wan, sutradara David F. Sandberg sebelumnya pernah menangani film horor seperti ‘Lights Out’ dan ‘Anabelle: Creation’, tetapi trailer membuatnya jelas bahwa dia mengambil pendekatan yang ringan terhadap materi tersebut.

Meskipun penampilannya sebagai superhero kebal, versi Shazam ini masih anak konyol.
, dalam alur cerita Johns dan Frank, penyihir yang memberikan Billy Batson kekuatan adalah bagian dari panteon yang memberikan kekuatan mereka pada Black Adam.

Juara pertama yang menjadi rusak oleh kemampuannya da nakhirnya menjadi penjahat terbesar Shazam.

Dalam komik, anggota dari Dewan Keabadian telah menghilang, yang diisyaratkan sebagai karena tindakan Black Adam.

Masih harus dilihat apakah aspek khusus itu akan diejek di ‘Shazam!’, terutama karena Black Adam tidak akan menjadi penjahat.